Seputar Kampus IPB

Berbagi Berita dan Segala Hal Tentang Kampus Pertanian Terbaik di Indonesia (Institut Pertanian Bogor)

PKM FEM 2014

September 2nd, 2014

Bagi mahasiswa FEM IPB yang sudah mengikuti MPF 2014 wajib mengikuti perlombaan PKM FEM 2014 dan segera mengumpulkan proposal PKM sebagai syarat pengambilan sertifikat paling lambat 15 September 2014. Selain itu dengan mengikuti PKM ini, bisa berkesempatan untuk memenangkan hadiah jutaan rupiah sebagai pendanaan PKM yang telah dibuat.

Panduan PKM dapat diunduh di sini

12796

Sumber: http://pkmfem.wordpress.com/

Jokowi Siapkan Mandat Khusus untuk IPB

Agustus 26th, 2014

jokowiPresiden terpilih dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo bersalaman dengan para simpatisannya saat menghadiri acara makan malam bersama semeton jokowi di Restoran Bebek Tepi Sawah, Jalan Raya Tuban, Bali, Selasa (29/04). (TRIBUN BALI/ANDRIANSYAH) 

Institut Pertanian Bogor (IPB) akan mendapat mandat khusus untuk memperbaiki kualitas hidup petani di Indonesia, bila Joko Widodo terpilih menjadi presiden dalam Pemilu Presiden 2014.

“IPB akan mendapat mandat khusus untuk melakukan terobosan baru dibidang pertanian. Kami dari PDIP akan mengawal, mulai dari budgeting anggaran hingga kebijakan multisektor, untuk menunjang pertanian Indonesia yang saat ini mayoritas petani di Indonesia rakyat miskin,” ujar Direktur Eksekutif Megawati Institute, Arif Budimanta, Selasa (29/04/2014).

Rencana mandat ini bukan tanpa alasan. Selama ini, IPB adalah perguruan tinggi yang paling banyak menyumbangkan inovasi yang sudah dipatenkan di Kementerian Riset dan Teknologi. Paten IPB di kementerian itu mencapai 40 persen.

Tentunya, hal ini sesuai dengan keinginan Joko Widodo alias Jokowi dalam melakukan perbaikan kualitas pangan di Indonesia. “Saya kira itu menjadi bukti keseriusan dan komitmen Jokowi untuk memperbaiki kualitas hidup para petani. Berbeda dengan SBY, meskipun lulusan doktor di IPB, sayangnya kebijakan pro petani belum terasa hingga saat ini,” kata Arif, yang juga anggota Komisi XI DPR dari fraksi PDI-P.

Sementara itu, Nunung Nuryantono, Dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB mengatakan, perbaikan pertanian akan meningkatkan pendapatan para petani. Saat ini petani Indonesia tidak mampu menyimpan uang karena habis untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka sendiri.

“Idealnya, hanya 20 persen pendapatan digunakan untuk pangan, sisanya bisa ditabung atau untuk membeli kebutuhan lainnya. Ini tidak bisa dilakukan, karena rendahnya pendapatan petani dan buruknya kualitas hidup petani,” tegas Nunung yang juga adalah Direktur Intercafe-IPB ini.

Atas dasar itu, Nunung sepakat jika Jokowi menjadikan IPB sebagai garda terdepan perbaikan kualitas hidup petani Indonesia. “Saya kira itu harus dibuktikan dengan sebuah kebijakan nyata,” imbuh Nunung.

Sebelumnya, dalam pemaparan visi capres, Jokowi bertekad akan menjadikan pertanian sebagai tulang punggung kedaulatan pangan nasional. Komitmen tersebut merupakan tindak lanjut dari semangat kemandirian di bidang ekonomi, untuk mewujudkan daya saing perekonomian nasional di tingkat global.

 

Editor: Rendy Sadikin
Sumber: Kompas.com
Sumber foto : http://www.tribunnews.com/

D-FARM IPB, Pengolahan Susu dan Yogurt

Juni 9th, 2014

logo Unit Pengolahan Susu D-Farm Fapet      Unit Usaha Pengelolaan Susu D-Farm merupakan salah satu industri pengolahan pangan yang bergerak di bidang penanganan dan pengolahan susu segar. D-Farm melaksanakan aktivitas utama di bidang pengolahan. Pada bagian pengolahan susu, unit ini melakukan diversifikasi produk susu olahan dan produk yang dihasilkan dengan merek D-farm Fapet IPB.  Bahan baku produk olahan susu FAPET berupa susu segar diperoleh dari Farm di IPB yaitu, Ecofarm dengan kapasitas rata-rata 40 liter/hari. Sedangkan peternakan lain yang menyuplai susu segar diantaranya Darul Fallah dan Peternak KUNAK. Sedangkan untuk bahan baku susu kambing diperoleh dari Peternakan Kambing Perah Darul Fallah, sehingga jaminan kualitas susu segar sebagai bahan baku dapat dipertanggungjawabkan.

susu fapet

      Semua produk FAPET diproduksi dari 100% susu segar, tanpa penambahan susu bubuk dan penstabil. Selain itu produk Fapet tanpa menggunakan pengawet dan menggunakan gula asli (kecuali untuk produk low sugar menggunakan sukralosa).

      Selain aktivitas pengolahan, D-Farm melakukan aktivitas penunjang lainnya yakni : Dairy Education.Dairy Education lebih difokuskan kepada pendidikan, pelatihan dan informasi dalam rangka menambah wawasan dan pengetahuan bagi masyarakat dengan melaksanakan aktivitas pembangkitan pendapatan bagi institusi (IPB dan Fakultas Peternakan).

      Teknologi yang diterapkan antara lain penerapan Good Manufacturing Practices dan SSOP dalam bentuk SOP dan instruksi kerja untuk setiap jenis produk.

MARKET PASAR

  • Penjualan Langsung
    • Outlet Fapet, Kampus Fapet IPB Darmaga
    • Home to home (BSD, Serpong, Bintaro, Bogor dll)
  • Reseller
    • Agrimart, Bogor
    • SD Insan Kamil Bubulak, Bogor
    • Fitness Three, Darmaga Bogor
    • SD Polisi 4 Bogor
    • SIT Aliya, Bogor
    • Toko Garut, Bogor
    • Studio Santorini, Bintaro
    • Agrifresh IPB (discontinue)
    • Kewirausahaan Mahasiswa
  • Maklon
    • Serambi Botani IPB, Botani Square

 

Untuk informasi lebih lanjut: D-FARM IPB Pengelola : Dr. Ir. Rarah R.A. Maheswari, DEA Bagian Teknologi Hasil Ternak Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan Fakultas Peternakan IPB JI. Kayu Manis Kampus IPB Darmaga Bogor 16880 Telepon (0251) 8622809, Fax : (0251) 8628379

Sumber: http://ditbk.ipb.ac.id/id/usaha-akademik/d-farm-susu-dan-yogurt.html

Harusnya SBY Jadi Profesor di IPB

Desember 25th, 2013

Susilo Bambang Yudhoyono

BOGOR, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali menyampaikan orasi ilmiah di Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, Jumat (20/12/2013) sore. Kali ini, dalam Dies Natalis ke-50 IPB, Kepala Negara menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Pengarusutamaan Pertanian untuk Pembangunan Berkelanjutan”.

Sebelumnya, Presiden sudah menyampaikan orasi ilmiah pada 4 November 2008 dengan judul “Ekonomi Indonesia Abad 21 Menjawab Tantangan Globalisasi”.

Di awal orasinya, ia menyinggung ketika dirinya mempertahankan disertasi untuk memperoleh gelar doktor di IPB pada 2004 atau sebelum menjabat sebagai Presiden.

Dua hari sebelum sidang, katanya, sejumlah rekannya menakut-nakuti. Jika di universitas lain ujian sama dengan deklarasi akan menjadi doktor, maka, kata Presiden, di IPB bisa saja tidak lulus.

“Kalau di IPB ujian, yah ujian. Bisa lulus, bisa tidak lulus,” kata Presiden disambut tepuk tangan para sivitas akademika IPB.

Presiden lalu mengungkapkan hal lain ketika dirinya selesai menyampaikan disertasi. Ia mengaku ketika itu menerima informasi bahwa dirinya dipuji oleh salah satu profesor penguji yang berasal dari negara lain.

“Saya diberi tahu, saya tidak mendengar langsung. Tapi konon salah satu penguji, kebetulan salah satu profesor dari negara sahabat, menanyakan kepada kolega penguji dari Indonesia, apakah betul yang kita uji tadi mau jadi presiden? Waktu itu sudah selesai pemilihan presiden putaran kedua,” kata Presiden.

Dijawablah oleh tim penguji yang lain, benar. Apa kata profesor itu? “Sayang sekali kalau hanya jadi presiden. Harusnya dia bisa jadi profesor di IPB ini,” tambah Presiden disambut tawa para hadirin.

Seperti diketahui, tinggal gelar profesor yang belum disematkan ke Presiden. Ia sudah mendapatkan gelar doktor serta doktor honoris causa dari berbagai universitas di Indonesia dan luar negeri.

“Jadi, nasihat saya kepada calon presiden, jangan berani-berani sama profesor,” katanya.

Penulis : Sandro Gatra
Editor : Hindra Liauw

Sumber: http://nasional.kompas.com/read/2013/12/20/1656562/.Harusnya.SBY.Jadi.Profesor.di.IPB

Orasi Ilmiah di IPB, SBY Kenang 9 Tahun Lalu

Desember 25th, 2013

Susilo Bambang Yudhoyono

Selaku alumni IPB, SBY menyampaikan selamat Dies Natalis ke-50 kepada civitas akademika, alumni, dan keluarga besar IPB.

BOGOR, Jaringnews.com – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan orasi ilmiah Sidang Terbuka dalam rangka Dies Natalis Institut Pertanian Bogor (IPB) yang ke-50 di Kampus IPB, Jumat (20/12) ini. SBY pun terkenang kejadian 9 tahun lalu.

SBY bercerita pada 2 Oktober 2004, dia tengah menyelesaikan disertasi doctoral. Saat itu SBY yang disidangkan tim penguji IPB membawakan disertasi yang berjudul “Pembangunan Pertanian dan Perdesaan sebagai Upaya Mengatasi Kemiskinan dan Pengang-guran: Analisis Ekonomi-Politik Kebijakan Fiskal”.

“Saya merasa lebih rileks hari ini, karena pidato ini tidak saya sampaikan di hadapan Tim Penguji, yang kemudian mencecar saya dengan pertanyaan yang berat dan bertubi-tubi, seperti suasana ketika saya menghadapi ujian terbuka disertasi doctoral saya di kampus ini,” kata SBY di awal Pidato.

Atas nama negara, pemerintah, dan rakyat Indonesia, serta selaku alumni IPB, SBY pun menyampaikan selamat Dies Natalis ke-50 kepada civitas akademika, alumni, dan keluarga besar IPB. SBY mendoakan di tahun emas ini, IPB dapat tampil sebagai perguruan tinggi pertanian terkemuka tidak hanya di tanah air kita tetapi juga di dunia.

Sebagai alumnus, SBY merasakan atmosfir budaya akademik yang begitu baik, unggul, dan terbuka di IPB. Dalam orasi ilmiah itu SBY menyampaikan orasi yang berjudul “Arah Pengembangan IPB untuk Mendukung Peran Indonesia dalam Agenda Pembangunan Global Pasca MDGs”.

SBY membagi 3 bahasan dalam orasinya itu. Pertama menguraikan hubungan pembangunan sektor pertanian dengan pencapaian MDGs. Kedua, SBY mengajak untuk melihat situasi dunia utamanya terkait dengan sektor pertanian dan pangan.

“Ketiga, dari kedua uraian di atas saya ingin mengajak kita sejenak untuk merenungkan apa saja yang telah kita lakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional. Dalam bagian ini saya akan mencoba menjawab pertanyaan ketiga yaitu: Model pembangunan pertanian seperti apa yang perlu kita lakukan untuk Indonesia?,” papar SBY.

(Chm / Mys)

 

Sumber: http://jaringnews.com/politik-peristiwa/umum/53407/orasi-ilmiah-di-ipb-sby-kenang-tahun-lalu

Rubik, Catur dan Dota Mengawali SEA GAMES C2

Desember 21st, 2013

Asrama C2 Sea games

Sebelum acara SEA GAMES ini resmi di buka, Jumat, 20 Desember 2013 selepas waktu Isa, beberapa perlombaan sudah dimulai terlebih dahulu antara lain: rubik, dota dan catur. Warga C2 cukup antusias mengikuti acara ini. Perlombaan berjalan cukup seru dan cukup kompetitif. Setiap wakil lorong yang mengikuti tak mau kalah dengan wakil dari lorong lain.

 

Sumber: Dhamar Januaji (C2, Lorong 10)

SEA GAMES (DOWNHIIL CUP)

Desember 21st, 2013

    SEA GAMES (DOWNHILL CUP)
“Alirkan Semangat Sportivitas Tanpa Batas dalam Solidaritas”

SEA GAMES (DOWNHILL C2 CUP)

     Acara Downhill Cup ini merupakan acara yang diselenggarakan oleh Dewan Gedung dan seluruh panitia gedung C2 asrama putra IPB. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan nilai-nilai kekeluargaan antar warga C2 dan meningkatkan kekompakan dari masing-masing lorong. Selain itu kegiatan ini juga menjadi ajang unjuk kemampuan yang dimiliki masing-masing lorong dalam hal yang positif. Perlombaan ini diadakan pada Jumat-Minggu, 20-22 Desember 2013. Adapun perlombaan ini meliputi:

Permainan Tradisional

  • Balap Karung
  • Gobak Sodor
  • Bakiak
  • Tarik Tambang

Ketangkasan

  • Catur
  • Rubik
  • Dota

Olahraga dan Atletik

  • Futsal
  • Basket
  • Badminton
  • Sprint 100 meter
  • Maraton 1600 meter

 

Sumber: Dhamar Januaji (C2, Lorong 10)

Orasi Ilmiah Presiden SBY di Kampus IPB

Desember 20th, 2013

Susilo Bambam Yudhoyono

Jurnas.com | PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono akan menghadiri sidang terbuka Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam rangka Dies Natalis ke-50, Jumat (20/12) sore. Pada acara tersebut, Presiden SBY akan memberikan orasi ilmiah dengan tema “Pengarusutamaan Pertanian Untuk Pembangunan Berkelanjutan”.

Acara digelar di kampus IPB, Dramaga, Bogor, Jawa Barat. Presiden SBY dijadwalkan tiba di lokasi acara pada pukul 15.00 WIB.

Sebelum menghadiri acara di kampus IPB, Kepala Negara akan menerima kunjungan mantan Perdana Menteri Jepang, Yasuo Fukuda. Pertemuan akan dilangsungkan di Istana Kepresidenan, Bogor.

Yasuo Fukuda adalah perdana menteri Jepang ke-91. Fukuda menjabat sebagai perdana menteri dalam waktu setahun pada September 2007-September 2008. Putra sulung PM Jepang ke-67, Takeo Fukuda ini mengundurkan diri dari jabatannya pada 1 September 2008.

 

Sumber: http://www.jurnas.com/news/117825/Presiden_SBY_Beri_Orasi_Ilmiah_di_Kampus_IPB/1/Nasional/Politik-Keamanan

Hati-Hati “Push” Jangan di Tekan

Desember 19th, 2013

Alarm Kebakaran CCR

    Benda kotak merah ini terletak di berbagai sudut di gedung CCR (Common Class Room) IPB. Sebagian besar orang tentu tau fungsi benda ini yaitu sebagai penanda apabila terjadi kebakaran. Di bagian kiri atas benda merah ini terdapat tombol yang bertuliskan “Push”, kalau diartikan mungkin memang artinya tekan, tetapi bukan berarti dapat ditekan asal begitu saja tombol ini hanya boleh ditekan saat terjadi kebakaran saja atau mungkin bencana lainnya.

    Bukan sekali dua kali, tak ada bahaya apapun terjadi benda merah ini berbunyi karena tombol “Push” ini tertekan oleh tangan-tangan jail. Seketika orang yang ada di gedung ini panik dan berhamburan keluar tapi ada juga yang masih tenang-tenang saja karena sudah mengira kalau hal ini adalah ulah tangan jail tak bertanggung jawab. Satpam pun beberapa kali alarm merah ini berbunyi malah menutup semua pintu gedung ini dengan maksut agar tangan jail yang menekan alarm ini dapat tertangkap, tetapi bagaimana jika ternya benar-benar terjadi kebakaran? Sebaiknya walaupun niatnya untuk menangkap pelaku, hal ini harusnya ditanggapi dengan lebih bijak.